June 23, 2022
BRI Dukung Anjuran Gerakan Menabung!

BRI Dukung Anjuran Gerakan Menabung!

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengapresiasi dan menyambut baik anjuran Presiden Joko Widodo untuk aktif menabung bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan langkah BRI untuk meningkatkan kinerja penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), khususnya pertumbuhan dana murah atau giro (CASA).

Pada Sabtu (21 Mei) di Magelang, Jawa Tengah, Presiden mengumumkan akan secara terbuka mengimbau masyarakat untuk lebih hemat dan berhemat. Hal ini terkait dengan ketidakstabilan ekonomi global selama fase pemulihan dari pandemi. Selain itu, konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina telah memperburuk situasi. Oleh Presiden Joko Widodo yang berhemat bahwa keterbukaan memiliki cadangan kas untuk mengantisipasi situasi yang tidak terduga di masa depan.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani dalam kesempatan lain mengatakan, BRI sangat mengapresiasi dan menyambut baik rekomendasi tersebut. Hal ini sejalan dengan transformasi budaya liabilitas, BRI akan terus mendorong peningkatan CASA share untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan demikian, BRI memiliki likuiditas yang cukup dan permodalan yang kuat untuk mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan berkualitas tinggi. Perolehan simpanan BRI berbasis perbankan diketahui terus menanjak sejak tahun 2019. Pada tahun 2019, jumlah giro tercatat sebesar Rp 167,8 miliar, tabungan sebesar Rp 404,4 miliar dan deposito sebesar Rp 397,5 miliar.

Pada tahun 2020, BRI akan mengumpulkan giro sebesar Rp183 miliar, tabungan Rp459,1 miliar, dan deposito Rp410,5 miliar. Pada tahun 2021, giro akan menjadi Rp 219,4 miliar, tabungan akan menjadi Rp 494,6 miliar dan deposito akan menjadi Rp 413,9 miliar.

Pada Q1 2022 Ice Bracelet BRI juga menghimpun dana giro Rp 227,3 miliar, tabungan Rp 485,9 miliar dan deposito Rp 405,5 miliar.

Selain DPK, persentase CASA yang dihimpun BRI per Triwulan I-2022 mencapai 63,75%, meningkat dari periode yang sama juga tahun 2021 yang mencapai 59,48%.

Hal ini menunjukkan komitmen BRI untuk terus mengembangkan dana murah sebagai sumber pendanaan,” ujarnya. Efisiensi juga terjadi karena kenaikan CASA yang terlihat dari penurunan Cost of Finance (CoF). Tahun 2019 sebesar 3,58%, tahun berikutnya 3,22% dan tahun 2021 2,05%. Sementara itu, CoF BRI lebih efisien sebesar 1,73% pada kuartal I 2022, naik 2,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Handayani, peningkatan dana murah tidak terlepas dari optimalisasi bisnis dengan menyediakan produk-produk CASA BRI yang lengkap seperti Tabungan BRI Simpedes, BritAma dan Tabunganku. Selain itu juga tersedia produk giro BRI. Perusahaan terus berupaya meningkatkan customer experience dan mengefektifkan proses bisnis melalui agen BRILink dan BRImo. Platform pembayaran telah diadaptasi untuk membuka potensi pertumbuhan baru melalui BRI Open API.

Leave a Reply

Your email address will not be published.