June 23, 2022
Kemenhub Beberkan Kronologi Tubrukan Kapal di Perairan Batam

Kemenhub Beberkan Kronologi Tubrukan Kapal di Perairan Batam

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban, melakukan Pengawasan dan Pemeriksaan Kapal yang mengalami insiden tubrukan di sekitar Perairan Utara Nongsa, Batam pada Sabtu dini hari (11/6).

Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban Kelas II, Capt. Handry Sulfian mengatakan insiden tabrakan terjadi antara TB Bina Marine 59 dan MV Honwin. Saat ini, MV.Honwin melanjutkan perjalanannya setelah kejadian tersebut.

Ice tidak memberikan korban. Seluruh ABK (ABK) kapal selamat,” kata Kapten Handry.

Capt Handry Memulai kronologi pertama pangkalan PLP Tanjung Uban, yang menerima pesan dari VTS Batam pada 03.35.

“Kami telah menerima informasi bahwa telah terjadi tabrakan antara TB.Bina Marine 59 tujuan Singapura dan MV.Honwin. Peristiwa itu terjadi di TSS Utara Nongsa,” jelasnya.

Pada saat kejadian, Barge menderita TB. Marine 59 dari Tanjung Balai Karimun ke Singapura dengan muatan 4.345.000 KGS Granit Geranium dengan 8 awak kapal.

mengalami kerusakan
Akibat kejadian tersebut, TB tongkang. Marine 59 mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kapal tongkang tenggelam separuh badan.

Sekarang posisi TB. Marine aman setelah dievakuasi oleh tim SAR dan tim KN. SAROTAMA -P.112 dari Pangkalan PLP-Tanjung Uban,” ujarnya.

Bus sekarang, Tim Patroli KN Sarotama-P.112 masih bersiaga untuk memantau dan memeriksa kapal.

Selain itu, Tim Pangkalan PLP Tanjung Uban telah bekerjasama dengan Tim KSOP Khusus Batam dan serah terima kode kapal dan awak kapal,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.